Inilah 8 Checklist Copywriting Para Mastah yang Wajib Anda Contek

Dunia internet tidak seperti dunia nyata. Dia cuma dua dimensi, terdiri dari tulisan, gambar, suara, dan video. Jika orang ingin membeli suatu produk mereka tidak bisa memegangnya, meraba, mencium, atau mencobanya. kecuali memang itu produk digital.
Setiap harinya internet dijejali ribuan pedagang online yang menawarkan barang dengan berbagai platform. Akan tetapi dari mereka tidak semuanya laku. mengapa? ya, alasannya beragam. Tidak usah dijelaskan disini, kepanjangan.

dengan menyuguhkan gambar, atau video yang menarik mampu merangsang calon buyer kita untuk membeli, tetapi, ada satu mantra yang membuat hati mereka tergerak untuk ngebet beli penawaran Anda. jawabannya adalah : COPYWRITING.

Pendeknya copywriting adalah teknik untuk menjual dengan kata-kata yang dapat mempengaruhi calon pembeli Anda untuk akhirnya tak kuasa menolak penawaran Anda. (jika mereka punya duit)

Jika ingin produk anda laku dalam di bisnis online copywriting wajib Anda kuasai. Apalagi Anda yang sedang bikin landing page untuk website Anda.

Inilah 8 Checklist Copywriting yang dilakukan para mastah yang perlu Anda contek.

1.Headline

Kata para mastah headline ini adalah iklannya iklan. Ya, orang akan berhenti dan membaca penawaran Anda jika headline nya bener-bener “ngiklanin”. penawaran Anda. Ini adalah bagian terpenting dari iklan Anda secara keseluruhan. Buatlah yang menarik perhatian, bermanfaat, tapi jangan lebay, apalagi bohong. Anda aja ngga suka kan dibohongin, apalagi calon pembeli Anda. Kalau mau tau bagaimana caranya bikin headline yang bagus, inilah contohnya :

a) 10 tips praktis menurunkan berat badan hingga 5 kg per minggu

b) Cara menurunkan berat badan yang mudah

menurut Anda manakah contoh headline yang lebih baik? jika jawaban Anda yang A. berarti Anda sudah mengerti bagaimana membuat headline yang bagus.

2.Penawaran

orang tidak hanya membeli karena butuh, tapi juga penawaran yang menarik mereka

Pastikan buat penawaran dari apa yang memecahkan masalah mereka. Jangan lupa 3 poin yang harus Anda cantumkan di penawaran Anda.

a.pengantar

Ingat, jangan langsung tawarkan produknya, bangun rapport (kedekatan) dengan calon pembeli Anda. Buat mereka nyaman dan merasa Anda adalah teman mereka. Sapalah dengan kata, Hai, Hallo, Asalamualaikum, Salam Super, atau sebagainya

b.deskripsi produk

Inilah saatnya menjelaskan produk Anda. Jelaskan dengan gamblang. Buat mereka terkesima dengan kehebatan produk Anda. jangan lupa nama produknya, asalnya dari mana, jenis produknya,dan berbagai fitur-fitur yang dimiliki.

c.detail manfaat

Jelaskan detail manfaat produk Anda bagi diri mereka. ingat mereka terkadang ngga peduli fiturnya, tapi mereka mau merasakan manfaat yang mereka dapatkan. Jelaskan BENEFIT-nya, jangan cuma kecanggihannya. Daripada mengatakan “kasur ini pernya keluaran terbaru bu empuk deh”, lebih baik Anda bilang “kasur ini menjamin tidur Anda lebih nyenyak dengan per yang menopang tulang Anda” Maka itu, setelah Anda menjelaskan deskripsi produk pastikan Anda bisa menjawab pertanyaan mereka yang bunyinya : “trus untungnya but gue apa?”

3.Alasan

Alasan ini yang dapat mencegah mereka untuk pergi meninggalkan penawaran Anda, menjadi pembeli. Anda harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini :

  • mengapa produk Anda lebih baik dari produk kompetitor Anda?
  • mengapa mereka harus percaya kepada Anda?
  • mengapa mereka harus membeli produk Anda?
  • mengapa harus beli sekarang, tidak besok, lusa, atau minggu depan?
  • mengapa Anda membelikan penawaran demikian?
  • mengapa Anda begitu menggebu-gebu menawarkan produk ini kepada mereka?

4.Bonus

Ini juga bagian yang tidak kalah penting. Bonus membuat calon pembeli Anda melirik kembali penawaran Anda sebelum pergi menolak penawaran Anda. Bonus adalah produk tambahan yang Anda berikan karena telah membeli produk utama Anda. Ingat, bonus memberikan pertimbangan lebih mereka untuk membeli produk Anda. Akan tetapi, dalam meberikan bonus Anda harus memahami poin-poin berikut diantaranya:

  • Memilki Nilai : berikan “harga” yang mereka dapatkan dari bonus Anda. contoh : “milikilah bonus kaos keren senilai Rp50.000,- “
  • Relevan : berikan bonus yang ada kaitannya dengan produk utama yang Anda jual. contoh jika Anda menjual laptop berikan bonus mouse, atau penutup keyboard.
  • Berkualitas : Pastikan bonusnya bukan produk reject, atau jelek. Ini bisa mengurangi reputasi penjualan Anda di mata pembeli nanti

5.Testimoni

Testimoni adalah semacam social proof atau bukti produk Anda telah memberikan manfaat kepada konsumen. Orang pasti bertanya, “ini bener ngga sih bisa berhasil? jangan-jangan gw ditipu” nah, testimoni ini mencegah keragu-raguan mereka terhadap prduk Anda. testimoni makin banyak calon pembeli makin yakin.

6.Garansi

Nah Garansi inilah yang akan menghilangkan keragu-raguan mereka terhadap produk Anda. Mungkin tidak semua produk memberikan garansi. Akan tetapi, garansi yang dapat menyentuh permasalahan pembeli adalah garansi yang di-idam-idamkan para pembeli. Jika Anda yakin dengan kualitas produk Anda, maka berikanlah garansi dari produk yang Anda jual.

7.Call To Action

Call to Action adalah tahap dimana Anda harus meyakinkan calon pembeli Anda untuk segera transfer uang pada Anda, atau paling tidak mereka telah membayar booking fee, down payment, atau waiting list. Jika call to action Anda lemah, maka iklan Anda hanya dinikmati oleh calon pembeli Anda tanpa mereka benar-benar beli produknya. berikut beberapa tips dalam membuat call to action :

  • tulis beberapa kali. mungkin dalam satu kali mereka belum mau membeli. tetapi, coba tawarkan beberapa kali, secara alam bawah sadar mereka akhirnya mau membeli juga.
  • satu perintah dalam satu penawaran. Perintah CTA jangan banyak-banyak. Jika mereka harus beli ya bilang saja “klik untuk beli”. apalagi kalau Anda bikinnya beberapa kali. Jangan bikin CTA yang pertama “klik untuk beli” trus bikin lagi dibawah “klik untuk tanya stok”.
  • to the point. jangan bertele-tele. Bilang saja “beli sekarang atau kehabisan”

8.N.B

N.B adalah notabene, maksudnya catatan akhir sebelum Anda mengakhiri penawaran Anda. inti dari notabene adalah memaksa orang-orang untuk segera beli dan transfer. Tiga hal ini bisa Anda lakukan dalam menyusun N.B

  • social proof. tunjukkan bahwa produk Anda telah membantu banyak orang dengan menuliskan jumlah.
  • scarcity. berikan keterbatasan jumlah stok sehingga mereka merasa produk Anda cepat habis, dan mereka haru beli sekarang juga.
  • pain. hantui merek dengan perasaan bersalah jika tidak membeli produk Anda. Tunjukkan urgensinya jika mereka beli sekarang dan tidak melewatkan peluang ini selanjutnya.

Berikut 8 Checklist copywriting para mastah yang wajib Anda contek. adapun 8 poin tersebut saya rangkum dari buku sang mastah Dewa Eka Prayoga lewat buku Easy Copywriting.

Jika Anda ingin meningkatkan bisnis Anda, belajar copywriting dan aplikasinya pada bisnis online Anda segera klik dibawah ini, sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *